Majalah Tembok [MABOK]

Salah satu kegiatan di SMP Negeri 1 Kwanyar yang sangat menarik adalah “Mabok” yang merupakan kepanjangan dari Majalah Tembok. Mabok merupakan suatu media ekspresi siswa dalam bentuk tulisan baik itu berupa puisi, cerpen, artikel, essai, dll. Mabok juga memuat informasi-informasi penting tidak hanya seputar sekolah tetapi juga informasi dari seluruh penjuru dunia. Adanya media ini dapat membantu siswa dalam memperluas wawasan dan mengasah kemampuan dalam bidang tulisan.

Media massa telah membawa pengaruh besar terhadap perkembangan komunikasi di tanah air, terlebih dengan turut campur teknologi yang mampu menghapus batas antara ruang dan waktu sehingga setiap peristiwa yang terjadi selalu tersaji seperti dunia dalam genggaman. Berpijak pada fenomena tersebut, maka jurnalistik sebagai suatu keterampilan diprediksi dapat membuka lahan keahlian yang menjanjikan yang dapat menjadi bekal dasar bagi setiap individu untuk mengimbangi derasnya perkembangan komunikasi. Oleh karena itu, kegiatan jurnalistik sekolah dianggap perlu dikembangkan, salah satunya melalui eksistensi majalah dinding sebagai wadah untuk menampung dan mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang jurnalistik.

Kegiatan jurnalistik sekolah bertujuan untuk:

  1. Membekali siswa dengan pengetahuan jurnalisme.
  2. Menampung bakat dan minat siswa dalam bidang penulisan.

Majalah Tembok (Mabok)

“Mabok” merupakan akronim dari Majalah Tembok yang merupakan pengembangan dari nama Majalah Dinding yang diharapkan dapat lebih menarik perhatian pembaca. Mabok merupakan media penyalur aspirasi serta bakat siswa dalam bidang jurnalistik yang memiliki berbagai rubrik dari yang sifatnya keilmuan hingga keseharian.

Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Jurnalistik Sekolah dilaksanakan rutin dua minggu sekali tatap muka pada dua bulan pertama terhitung sejak bulan Agustus 2008 dan ditingkatkan menjadi seminggu sekali pada bulan-bulan berikutnya karena kegiatan telah berjalan efektif, tepatnya dilaksanakan setiap hari Senin jam 12.00 wib sampai selesai. Durasi waktu kegiatan rutin menyesuaikan kebutuhan materi jurnalistik yang perlu disampaikan sekurang-kurangnya selama 15 menit. Materi yang disampaikan berupa materi dasar jurnalistik serta kegiatan penggantian rubrik Mabok oleh kru dan redaksi. Waktu pelaksanaan kegiatan yang telah disebutkan di atas bersifat fleksibel dan sewaktu-waktu dapat berubah menyesuaikan kebutuhan sehingga tidak mengganggu aktivitas peserta terhadap kegiatan lain.

Iklan